Cinta Itu Mendekatkan, Jangan Sampai Menyesatkan

sumber foto: www.greatblogid.blogspot.com
Cinta seperti apa sih yang selama ini kita jalani bersama pasangan, atau hanya sebatas cinta tanpa kasih sayang, atau hanya sebatas merindukan ketika mengalami kekurangan, ujung-ujungnya habis manis sepah dibuang, untung-untung kalau masih dibuang kalau sudah dihilangkan bisa bahaya ceritanya. Maka dari itu kita harus jeli mendalami kehidupan percintaan, jangan sampai hanya seperti permainan balon setelah meletus sudah tak ada lagi yang bisa kita rangkai menjadi balon seutuhnya, begitulah juga dalam kasus percintaan.

Tali cinta yang telah kuat mengikat susah itu dilepaskan kembali, walau sebenarnya yang diikat tali cinta itu hanyalah cinta palsu, cinta yang seperti itu berpura-pura merasa tak bisa lepas, padahal kapan saja Ia lari dari ikatannya kemudian mengikatkannya kembali, jika hal itu yang sedang kita alami berarti, perasaan kita telah dinistakan oleh konsep keberpura-puraan, maka potonglah tali cinta yang seperti itu, tak akan membuat kita saling terikat ketika badai masalah ingin melepaskannya.

Cinta bukan sebatas kasih sayang tetapi juga harus punya keyakinan, agar tidak menyesatkan ke jalan yang tidak diinginkan. Sebaliknya, cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang mendekatkan pada Allah swt, karena sejatinya Dia-lah sang Maha Cinta, jika selama ini kita hidup dalam masa percintaan, lantas tak membuat diri kita dekat dengan-Nya cobalah kita renungi, bahwa buat apa kita merasakan cinta dengan pasangan tanpa ada keberkahan. Padahal, cinta diciptakan untuk kemuliaan.

Dari sekarang, terlebih dahulu kita pahami baik-baik arti cinta yang sesungguhnya, gali semua makna yang ada didalamnya, kemudian kita amalkan setiap tafsirannya, lalu, kita akan menyelam dalam itu dengan sendirinya, merasakan manisnya. Untuk melakukan itu kita harus berfikir dengan hati, dengan rasa bukan logika, karena melalui kita dapat berfikir jernih, dan tanpa hawa-nafsu yang menyusup kedalamnya, rasakan rasa kita, ketahui apa rasanya, dengan itu kita akan tenang dengan cinta, melalui bunga surga yang mekar dalam hati kita.

Jika kita telah mendapatkan cinta yang seperti itu, peluklah dengan erat, seerat nadimu dengan dirimu. Dekaplah sedekap engkau meraih mimpimu, ciumlah dengan lembut selembut sutra yang terurai dalam hatinya. Cinta yang seperti itu bagaikan cinta yang tumbuh di taman surga, selalu ada kenikmatan yang dahsyat di dalamnya karena ridho Allah swt menyertai peroses cinta seperti itu, kita akan selalu mengalami kerinduan yang susah untuk disuarakan, karena kedekatan pada nilai-nilai keTuhanan bukan menyesatkan.

Akan tetapi, ada banyak hal yang harus kita waspadai dalam membangun cinta yang mendekatkan. Kenapa? Karena cinta yang mendekatkan itu seperti lem, semua yang menyentuhnya akan menempel padanya, debu kotor bisa saja menempel , maka dari itu perhatikan baik-baik hal-hal yang ada disekelilingnya, jangan sampai menempel dan mengotorinya contohnya : aktivitas yang kita lakukan selama membangun cinta yang mendekatkan, apakah aktivitas itu bermanfaat untuk kesinambung bangun cinta, jika baik teruskan, jika buruk tinggalkan.

Maka dari itu teguhkan hati kita dalam membangun cinta yang mendekatkan. Kuatkan akarnya dengan keyakinan, kuatkan batangnya dengan kesabaran, hijaukan daunnya dengan keikhlasan mencintai, buahnya cinta yang mendekatkan pada Sang Maha Cinta. Kita sendiri yang akan memetik buah itu, enak bukan, jika buah yang kita nikmati langsung dari pohonnya, pohon cinta yang kita tanam sendiri yang selalu tersirami oleh rahmat Ilahi.

Kita bisa saja mencintai sesuati tapi jangan sepenuh hati, sisahkan lebih banyak kepada Allah swt, agar cinta yang kita miliki itu mendekat pada-Nya, tidak jauh. Karena jika jauh cinta kita hanya akan menyesatkan dan tidak membawa berkah, ujung-ujungnya hanya akan mendatangkan kemudharatan, semoga tidak, karena fitrah manusia memang untuk saling mencintai dalam cinta-Nya, bukan mencintai dalam yang dilarang-Nya.
Previous
Next Post »
5 Komentar
avatar

Siip. Gan n sukses selalu, meluncur .... .

Balas
avatar

Waw.... cinta cinta dan cinta .... rmang keren nih cinta....

Balas
avatar

Siip Mas Ujwar, sukses selalu n salam cinta

Balas